PERTEMUAN 10
APLIKASI DAN PERANAN
TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI
Di zaman sekarang ini pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi menjadi indikator modern atau tidaknya suatu peradaban. Keuntungan
penggunaan TIK antara lain :
1. Memudahkan orang dalam berkomunikasi dan memperoleh
Informasi
2. Membuka peluang
Bisnis Baru
3. Mendorong timbulnya Proses Demokrasi
4. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Layanan Publik
5. Meningkatkan
Layanan Informasi Kesehatan Jarak Jauh (Telemedicine)
6. Memperbaiki Pendidikan Melalui e-Leaning
7. Mengembangkan Kemampuan dan Kesadaran Masyarakat
8. Memperkaya
kebudayaan
9. Menunjang
Pertanian
10. Menciptakan lapangan Kerja Berikut ini peranan TIK dalam
berbagai bidang:
a. Peranan TIK
dalam bidang industri dan manufaktur Dalam bidang industri, komputer digunakan
pada proses perencanaan sebuah produk baru melalui program desain, seperti
Computer Aided Design (CAD). Gunanya, agar produk yang diinginkan dapat
dirancang secara cepat, mudah, dan memiliki ketepatan tinggi. Sebagai contoh,
untuk menggambar bentuk desain mobil dibutuhkan waktu yang lama dan relatif
sulit apabila dilakukan secara manual. Akan tetapi, dengan program CAD
(misalnya, AutoCad) semua itu dapat teratasi. Bahkan, program ini dapat
menggambarkan bentuk nyata sebuah desain mobil dilihat dari berbagai sudut (3
dimensi). Selain itu juga pemanfaatan robot yang secara otomatis melakukan
kerja-kerja tertentu dalam sebuah industri yang dikontrol oleh komputer yang
tidak mungkin dikerjakan oleh manusia. Contohnya tangan robot dikendalikan oleh
komputer digunakan untuk memasang komponen-komponen renik dan chip-chip
(microprosesor) pada motherboard komputer, memasang komponen-komponen pada
perangkat elektronik seperti televisi, radio/tape, vcd/dvd player, dan lain
sebagainya. Bahkan untuk merakit kendaraan, mobil, motor, atau alat-alat berat
lain yang telah dikendalikan oleh komputer
b. Peranan TIK dalam bidang kesehatan Perkembangan teknologi di
bidang kesehatan berimplikasi pada perkembangan jenis penyakit dan banyaknya
macam dan jenis obat. Ketersediaan informasi obat yang akurat, benar dan up to
date merupakan kebutuhan bagi penyedia layanan kesehatan maupun pasien dan
masyarakat. Selain itu, Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat
digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke
rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui
riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi
pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk
menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
c. Peranan TIK dalam bidang militer
Kemajuan pesat teknologi informasi secara khusus diimplementasikan dalam konsep
yang disebut Perang Informasi (Information Warfare), yang menjadi landasan
penting bagi pengembangan doktrin militer di masa yang akan datang. Dengan
demikian teknologi informasi akan sangat berpengaruh terhadap bidang militer,
dan dapat dilihat dari banyak sisi. Teknologi Informasi dapat membantu menyediakan
informasi potensial lebih cepat dan banyak melalui rantai komando dan
pengendalian untuk mempercepat pengambilan keputusan. Teknologi Informasi
memungkinkan pasukan mendapat informasi pada waktu dan tempat yang tepat,
sehingga akan mengurangi apa yang oleh Clausewitz disebut "kabut
perang", dan juga membuat pasukan menjadi lebih fleksibel. Komputer juga
dicipta untuk tujuan perperangan dalam sistem senjata, pengendalian dan
komunikasi. Kapal perang dan kapal terbang yang modern dipasang dengan
peralatan komputer yang canggih untuk membantu dalam melakukan navigasi atau
serangan yang lebih tepat. Komputer juga digunakan untuk latihan simulasi
perperangan bagi calon prajurit untuk mengurangi biaya. Implementasi dari
teknologi informasi secara umum adalah berupa konsep Revolution in Military
Affairs (RMA). RMA membahas konsep lingkup perang di masa yang akan datang,
yaitu precision strike, dominating maneuver, space warfare, dan information
warfare. Sesuai asas manajemen, teknologi informasi membuat organisasi militer
dapat sedikit melonggarkan pengendalian. Teknologi Informasi memungkinkan
kekuasaan pengambilan keputusan diserahkan pada tingkat serendah mungkin.
E-Learning Universitas Bina Sarana Informatika Page |4 Copyright © Maret 2023
Dalam pengertian integrasi sistem, Teknologi Informasi membuat kompleksitas
pada organisasi militer lebih berat dari pada sebelumnya. Kompleksitas ini
dapat diatasi dengan menggunakan peranti lunak yang dirancang untuk keperluan
tersebut terutama perkembangan pesat pada peranti lunak data base.
d. Peran TIK
dalam bidang pemerintahan TIK dalam pemerintahan dikenal dengan istilah
e-government. Tujuan pemanfaatan TIK dalam pemerintahan adalah agar pelayanan
kepada masyarakat dalam lebih efisien. TIK juga dapat memberdayakan masyarakat
karena dengan adanya infrastruktur e-government akan lebih mudah dan lebih
cepat untuk mengakses informasi dari pemerintah. Selain itu, TIK dapat
mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan
komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri. Manfaat
e-government yang dapat dirasakan antara lain:
1. Pelayanan yang
lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari
dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari
dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan
hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya
keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak
menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan
dari semua pihak.
3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah
diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar
untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah:
jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat
ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah
yang pas untuk anaknya.
4. Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan
melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia yang luas areanya
sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara
pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik
yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya
berlangsung satu atau dua jam saja.
Contoh-contohnya adalah:
1. Penyimpanan dan pembuatan data base penduduk 2. Pembuatan
electronic KTP yang sekarang sedang digalakan
e. Peran TIK dalam
bidang ekonomi Peranannya adalah: 1. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
2. Meningkatkan
akurasi dan kecepatan perhitungan
3. Menyediakan informasi ekonomi dan data-data statistic
ekonomi dan keuangan yang up to date Semua bidang kehidupan saat ini sudah
tidak bisa lagi dipisahkan dengan pengunaan perangkat TIK, adapun contoh TIK
dalam bidang ekonomi adalah sebagai berikut:
A. E-Banking E-banking Artinya sangat luas
yaitu aktivitas perbankan yang dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM
juga termasuk di dalamnya. Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja
lebih khusus dan diistilahkan internet banking. Sedangkan yang menggunakan
mobile device seperti via HP dikenal dengan m-banking, ya termasuk jenis
e-banking juga.
Berikut beberapa
aplikasi dan peranan dari e-Banking yang telah diterapkan bank-bank di
Indonesia sebagai berikut:
1. ATM, Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai
Mandiri.
2. Phone Banking, ini
adalah aplikasi yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank
via telepon.
3. Internet Banking, aplikasi e-Banking yang memungkinkan
nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau
PDA. Fitur transaksi yang dapat dilakukan sama dengan Phone Banking yaitu
informasi jasa/produk bank, informasi saldo rekening, transaksi pemindahbukuan
antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian
(a.l. voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain. Kelebihan dari aplikasi
ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi secara
lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA
4. SMS/m-Banking, aplikasi ini pada dasarnya evolusi lebih
lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP
dengan perintah SMS. Fitur transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo
rekening, pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit,
listrik, dan telepon), dan pembelian voucher. Untuk transaksi lainnya pada
dasarnya dapat pula dilakukan, namun tergantung pada akses yang dapat diberikan
bank.
B. E-Commerce
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga
ecommerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan
jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau
jaringan komputer lainnya. Edagang dapat melibatkan transfer dana elektronik,
pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis.
C. M- Dagang atau M-Commerce M-dagang atau
M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan
elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti:
telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat
pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada
dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi
jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain
m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business
atau m-business). Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan
elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang
ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya
e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui
Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya.
M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah
ada, dan untuk menarik customer baru.
D. L-dagang atau L-Commerce L-dagang atau
L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik
(e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan peralatan
GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang yang lebih
menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa
menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop. Salah satu
contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi mengenai
letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut berada.
Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman barang
yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika Serikat.
f. PERAN TIK DALAM BIDANG PARIWISATA DAN
KEBUDAYAAN
Peranannya adalah:
1. Meningkatkan
parawisata dan kebudayaan suatu daerah
2. Mempromosikan parawisata dan kebudayaan ke manca Negara
3. Meningkatnya
kesadaran masyarakat terhadap pariwisata 4. meningkatnya jumlah kunjungan
wisatawan mancanegara dan domestik;
5. meningkatnya
diversifikasi produk wisata yang kompetitif Contohnya adalah: Dalam
mempromosikan dan meningkatkan pariwisata dan kebudayaan daerah saat ini dapat
menggunakan internet. Yaitu dengan membuat blog, web dan youtube yang berisikan
tempattempat wisata yang menojolkan kebudayaan daerah. Internet tidak
semata-mata hanya merupakan temuan teknologi belaka, tetapi juga merupakan guru
untuk mendidik manusia menemukan berbagai informasi (termasuk informasi
pariwisata) yang diinginkannya, sehingga membuat hidup jauh lebih mudah ( to
make life much easier) . Wisatawan kini tidak sabar menunggu informasi yang
biasanya diberikan melalui biro jasa perjalanan ataupun organisasi lainnya.
Mereka lebih senang mencari sendiri apa yang ada di benaknya sehingga mampu
meyakinkan bahwa produk yang dipilihnya adalah yang terbaik
g. PERAN TIK DALAM
BIDANG POLITIK
Peranan TIK dalam
politik terutama dalam pemungutan suara contohnya adalah pemugutan suara yang
dikenal dengan istilah E-Voting, Teknologi pemungutan suara elektronik dapat
mencakup kartu punch , scan optik sistem voting dan kios suara khusus (termasuk
mandiri langsung merekam sistem voting elektronik , atau DRE).
Hal ini juga dapat
melibatkan transmisi suara dan suara melalui telepon, swasta jaringan komputer
, atau internet. Peranan-peranan E-voting adalah: 1. Memudahkan dalam proses
pemungutan suara 2. Mempercepat dan mengurangi kesalahan dalam perhitungan
suara
3. Memberikan peningkatan aksesibilitas bagi para pemilih
cacat.
4. Dapat memfasilitasi kecurangan dalam pemilu .
h. PERAN TIK DALAM BIDANG KESEHATAN
Peranannya adalah:
1. memudahkan dalam
pencarian data-data pasien
2. meningkatkan
komunikasi antara dokter, perawat Dan Para medis lainnya
3. menggantikan
fungsi manusia dalam hal pekerjaan yang rumit dan sulit Contohnya adalah
1. Dengan sistem
berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui
riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut
para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.
2. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi
pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk
menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
i. PERAN TIK DALAM BIDANG PENDIDIKAN
Penerapan TIK pada
bidang pendidikan telah memberikan kontribusi bagi perkembangan teknologi
pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai
kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet
merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi
antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan
terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi ebih efektif
dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. Dengan hadirnya
e-learning setiap siswa bisa mengakses materi pembelajaran yang disediakan
melalui situs. Siswa bisa berinteraksi dengan guru atau dengan siswa lain tanpa
harus harus hadir dikelas. Materi pembelajaran online, membuat siapa saja bisa
mengakses materi tersebut tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu.
Terdapat 6 peranan
TIK dalam bidang pendidikan, antara lain :
1. TIK sebagai skill
dan kompetensi Penggunaan TIK harus proporsional maksudnya TIK bisa masuk ke
semua lapisan masyarakat tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing. 2. TIK
sebagai infrastruktur pembelajaran • Tersedianya bahan ajar dalam format
digital • The network is the school • Belajar dimana saja dan kapan saja
3. TIK sebagai sumber
bahan belajar • Ilmu berkembang dengan cepat • Guru-guru hebat tersebar di
seluruh penjuru dunia • Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu •
Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran • Tanpa teknologi, pembelajaran yang
up-to-date memerlukan waktu yang lama
4. TIK sebagai alat
bantu dan fasilitas pembelajaran • Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan
konteks dunia nyata • Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan
untuk mempercepat penyerapan bahan ajar • Pelajar melakukan eksplorasi terhadap
pengetahuannya secara lebih luas dan mandiri • Akuisisi pengetahuan berasal
dari interaksi mahasiswa dan guru • Rasio antara pengajar dan peserta didik
sehingga menentukan proses pemberian fasilitas
5. TIK sebagai pendukung manajemen pembelajaran • Tiap
individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap harinya • Transaksi
dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan pengelolaan back office
yang kuat • Kualitas layanan pada pengecekan administrasi ditingkatkan secara
bertahap • Orang merupakan sumber daya yang
6. TIK sebagai sistem
pendukung keputusan • Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing
dalam pembelajaran • Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
• Profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
Contoh Peran TIK
dalam bidang pendidikan adalah:
1. Internet(web, blog
dan youtube) berbasis pendidikan yang berisikan materi materi Pendidikan
2. Adanya telephone,
computer, LCD, proyektor, televisi, radio.
Pandemi Menjadi Musibah Sekaligus Berkah Seperti dilaporkan
McKinsey & Co (2020), pandemi mengakselerasi persentase interaksi pelanggan
dan aktivitas jual beli barang/jasa yang memanfaatkan teknologi digital secara
global sebesar 22 persen dan 20 persen hanya dalam tempo 7 bulan.
3. Arahan Presiden
dalam Perencanaan Transformasi Digital Pertama, perluas akses dan peningkatan
infrastruktur digital; Kedua, persiapkan roadmap transformasi digital di
sektor-sektor strategis, baik di pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial,
sektor pendidikan, sektor kesehatan, perdagangan, sektor industri, sektor
penyiaran; Ketiga, percepat integrasi Pusat Data Nasional; Keempat, persiapkan
kebutuhan SDM talenta digital; dan Kelima, Presiden meminta yang berkaitan
dengan regulasi, berkaitan dengan skema-skema pendanaan dan pembiayaan
transformasi digital segera disiapkan secepat-cepatnya.
Kerangka Pelaksanaan Kerangka Transformasi Digital.Transformasi
Digital Transformasi digital adalah proses menggunakan teknologi digital untuk
menciptakan atau memodifikasi proses bisnis, budaya, dan pengalaman pelanggan
yang ada untuk memenuhi perubahan bisnis dan kebutuhan pasar.
4 Area Utama dalam Transformasi Digital Menurut CEO
Microsoft Satya Nadella, CEO harus fokus pada area ini dalam transformasi
digital di dalam organisasi:
• Memberdayakan karyawan. Motivasi dan keterampilan karyawan
sangat penting agar transformasi organisasi – termasuk transformasi digital –
bisa berhasil
. • Melibatkan pelanggan. Keterlibatan pelanggan sama
pentingnya dengan keterlibatan karyawan, yang berarti bisnis harus memenuhi
harapan pelanggan saat ini yang terus berkembang.
• Mengoptimalkan
operasional. Modernisasi infrastruktur TI adalah salah satu cara yang dapat
membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi.
• Layanan dan produk.
Inovasi adalah salah satu cara terbaik untuk mendorong kesuksesan di era
modern, membantu organisasi meningkatkan posisi pasar mereka, memperoleh lebih
banyak pendapatan, dan tetap relevan dengan trend terkini Keuntungan
Transformasi Digital bagi Sektor Publik Sama halnya dengan sektor bisnis,
secara umum sektor publik dan pemerintah dapat memperoleh banyak manfaat dari
transformasi digital. Berikut adalah beberapa cara dimana digitalisasi proses
dan layanan dapat berdampak positif bagi organisasi pemerintah dan publik:
• Peningkatan transparansi dan efisiensi
• Penyediaan layanan yang lebih optimal • Menurunkan biaya
operasional
• Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik secara
keseluruhan • Penyimpanan dan pengelolaan data pengguna yang lebih aman Kondisi
Transformasi Digital pada Sektor Publik Indonesia Indeks e-Government PBB
Development Index (EGDI) menurut survei PBB tahun 2020 bisa menjadi gambaran
bagaimana transformasi digital di sektor publik Indonesia saat ini. Indonesia
dinilai mengalami perbaikan dalam penerapan eGovernment dengan kenaikan
peringkat dari 107 pada tahun 2018 menjadi 88 pada tahun 2020. Meski begitu, di
ASEAN sendiri nilai EGDI Indonesiahanya lebih baik dari Laos, Myanmar, Timor
Leste, dan Kamboja. Tantangan Transformasi Digital di Sektor Publik Indonesia
• Infrastruktur Digital (enabler)
• Mindset
• Sumber Daya Manusia
• Leadership Tantangan Transformasi Digital di Sektor Publik
1. Infrastruktur Digital Kondisi Saat ini
• Aksesibilitas
terhadap infrastruktur digital semakin merata, namun masih banyak permasalahan
terkait infrastruktur digital yang perlu ditindaklanjuti.
• Berdasarkan data
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Indonesia memiliki 2.700 pusat data
yang tersebar di 630 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
• Masing-masing
instansi Pemerintah memiliki aplikasi yang berbeda-beda dalam mengolah data.
Diperkirakan ada sekitar 27 ribu aplikasi untuk mengolah data di seluruh
kementerian/lembaga dan pemerintah daerah
• Pemerintah jago
membangun infrastruktur IT, namun lemah dalam maintenance. Sehingga layanan IT
pemerintah seringkali bermasalah. Semakin banyak layanan IT yang dimiliki, maka
semakin banyak potensi permasalahan yang akan terjadi dan pada akhirnya akan
menurunkan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah. Oleh sebab itu, integrasi
sangat diperlukan Pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) dan Inisiasitif Satu
Data Indonesia Apa saja teknologi transformasi digital? Teknologi mendorong
kebutuhan transformasi digital dan mendukung digitalisasi organisasi. Meskipun
tidak ada aplikasi atau teknologi tunggal yang memungkinkan transformasi,
beberapa teknologi berikut sangat penting untuk digitalisasi
• Komputasi awan, yang memberi organisasi akses lebih cepat
ke perangkat lunaknya, fungsionalitas dan pembaruan baru, bersama dengan
penyimpanan data, dari mana saja dan kapan saja;
• Platform seluler,
yang memungkinkan pekerjaan terjadi di mana pun dan kapan pun;
• Machine learning
dan AI, yang, jika didorong oleh program data yang komprehensif, memberikan
wawasan kepada organisasi untuk keputusan yang lebih cepat dan akurat seputar
penjualan, pemasaran, pengembangan produk, dan area strategis lainnya;
• Otomatisasi,
seperti RPA (Robotic Process Automation) dengan penggunaan bot yang dapat
menangani pekerjaan repetitif secara lebih cepat dan lebih akurat daripada
manusia yang kemudian dibebaskan dari tugas tersebut untuk melakukan pekerjaan
yang bernilai lebih tinggi; dan
• Teknologi transformasional tambahan yang dapat membantu
organisasi untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih efisien, dan menciptakan
produk dan layanan baru, antara lain: ü
blockchain ü
augmented reality (AR) dan realitas virtual (VR) ü
media sosial ü IoT
2. Mindset Pola Pikir Abdi Negara di Era Digital DATA Aplikasi hanyalah interfaceuntuk
mendapat data. Data perilaku akan dianalisa sehingga mendapatkandiagnosa dan
prediksi BERPUSAT KE WARGA Fokus pada pengalaman warga, untuk memberikan hal
yang mudah, murah,cepat dan bagus INOVASI BERBASIS PERILAKU Menciptakan inovasi
untuk merubah perilaku atau beradaptasi dengan perilaku masyarakat Kondisi Saat
Ini
• Mindset Data Proses
decision making atau perumusan kebijakan belum banyak yang dilandasi oleh data
• Mindset Gak Ribet
Kualitas layanan baru alakadarnya, belum benar-benar memperhatikan kepuasan public
• Mindset Inovasi ✓
Terlalu banyak aturan yang seringkali membatasi inovasi ✓
Inovasi belum banyak dihargai sehingga istilah PGPS (Pintar Goblok Penghasilan
Sama) masih terjadi di banyak tempat
3. Sumber Daya
Manusia MODE : Transformasi Digital Pemerintahan Digital adalah tentang
teknologi, namun transformasi digital adalah tentang SDM, bagaimana mengubah
mindset Kondisi saat ini: Indonesia Kekurangan Talenta Digital Terampil dan
Semi Terampil KPMG (2016) melaporkan bahwa Indonesia terancam kekurangan 9 juta
tenaga kerja TIK terampil dan semi terampil pada tahun 2030 jika tidak ada
perbaikan yang drastis dalam program-program peningkatan keterampilan. Kondisi
saat ini: Sektor publik kekurangan pekerja dan jabatan spesialis TIK.
• Saat ini hanya ada dua jabatan fungsional terkait TIK di
sektor publik, yaitu Pranata Komputer (Prakom) dan Manggala Informatika. •
Jabatan Prakom sudah ada sejak 2003. Namun, hingga tahun 2019 diperkirakan
jumlah Prakom baru mencapai 7.246, atau 0,17% dari total PNS. Terlebih lagi,
jabatan Prakom belum bisa dikatakan spesialis karena fungsinya yang terlalu
luas, mencakup jaringan, pengelolaan data, hingga pemrograman.
• Ada pun Manggala
Informatika merupakan jabatan yang lebih spesialis karena fokus pada sistem
manajemen keamanan informasi. Namun, karena baru disahkan pada tahun 2020,
jumlah jabatan ini masih sangat terbatas
4. Leadership E-
Tujuh karakteristik kepemimpinan digital yang sukses (Gartner)
1. Punya
kecenderungan neofilia Neofilia adalah orang yang secara alami tertarik pada
hal-hal baru. Seorang digital leader suka mengeksplorasi situasi baru, bersikap
terbuka terhadap peluang baru, dan selalu haus akan ideide baru. Sifat neofilia
dibutuhkan karena pemimpin organisasi akan terus menghadapi lingkungan,
teknologi, dan cara kerja yang berubah cepat. Pemimpin yang selalu mengharapkan
kebaruan akan mudah untuk membawa organisasi berkembang dibanding pemimpin yang
konservatif.
2. Menciptakan dan meniru Digital leader memilih di area
mana mereka harus menciptakan dan di area mana meniru yang lainnya. Mereka akan
selektif berinovasi hanya pada hal-hal yang membuat daya saing mereka
E-Learning Universitas Bina Sarana Informatika Page |25 Copyright © Maret 2023
lebih unggul dari kompetitor. Namun, dalam hal yang tidak meningkatkan
keunggulan, mereka lebih memilih meniru apa yang sudah ada.
3. Fokus pada pelanggan, mengabaikan batasan industry Para
pemimpin digital yang sukses, seperti Amazon, Google, dan Facebook tidak peduli
dengan batasan industri tempat mereka memimpin. Sebaliknya, mereka sangat
peduli dengan pelanggan lebih dari segalanya. Pelanggan adalah pusat dari
aktivitas bisnis mereka. Digital leader tidak fokus pada apa yang ada, seperti
layanan bisnis yang umum ditawarkan. Justru inovasi muncul dari apa-apa yang
tidak ada atau dari celah yang mungkin menjadi kebutuhan baru pelanggan mereka.
Di sinilah mereka menaruh perhatian lebih.
4. Menghargai inovasi
lebih dari sekadar kreativitas Kreativitas merupakan sesuatu yang penting,
tetapi itu hanyalah salah satu dari banyak hal yang dibutuhkan digital leader
untuk memperkenalkan hal baru ke pasar. Kreativitas menghasilkan ide, tetapi
pemimpin juga membutuhkan orang-orang yang berani berinovasi mewujudkan ide
tersebut menjadi sesuatu yang dapat dijual ke pelanggan, di antaranya melalui
kolaborasi beragam keahlian tim.
5. Membangun tim
berdasarkan AQ Pemimpin tradisional fokus pada kecerdasan intelektual (IQ) dan
kecerdasan emosional (EQ). Tetapi, kepemimpinan digital lebih cenderung
membangun tim berdasarkan kecerdasan adversitas (AQ) yang mengukur tingkat
kecerdasan dan ketahanan seseorang terhadap masalah, kesulitan, dan tekanan.
Transformasi akan selalu menghadirkan perubahan dan tantangan. Itu sebabnya,
daya tahan merupakan kemampuan yang paling dibutuhkan untuk menghadapi
ketidakpastian, termasuk ketika semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Tim
dengan AQ tinggi lebih mampu diandalkan dalam situasi yang sulit sekalipun.
6. Menganggap
transformasi digital sebagai alat, bukan tujuan Bagi digital leader,
digitalisasi bukanlah tujuan, melainkan hanya alat untuk mencapai tujuan
organisasi. Menjadikan bisnis “digital” bukanlah akhir, sebab itu hanya
merupakan bagian dari transformasi untuk membuat organisasi lebih efisien,
lebih unggul, lebih menghasilkan, dan lebih cepat mencapai visi.
7. Melek Para pemimpin digital perlu tahu tentang teknologi
untuk mengoptimalkan teknologi peluang bisnis dan potensi pasar. Sangat penting
bagi mereka untuk memahami apa yang dapat ditawarkan oleh teknologi digital
semacam kecerdasan buatan (AI) dan lainnya dalam meningkatkan keunggulan
bisnis. Lebih dari itu, digital leader juga harus tahu tech talent dengan jenis
keterampilan apa yang harus ada di sekelilingnya.
Komentar
Posting Komentar